Wawali Richard Sualang Ingatkan RRPJMD Perwujudan Visi Pemkot Manado serta Mengacu Asta Cita Presiden & Visi-Misi Gubernur Sulut
ODCnews.com
Manado – Pemerintah Kota Manado resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dalam rapat Paripurna DPRD, Rabu (6/8/2025).
Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, mewakili Wali Kota hadir langsung dan menekankan pentingnya dokumen strategis tersebut untuk masa depan Kota Manado.
“RPJMD ini sangat strategis. Makanya pembahasannya harus diseriusi baik oleh eksekutif maupun legislatif. Karena ini menyangkut arah pembangunan Kota Manado selama lima tahun ke depan,” tegas Richard Sualang di hadapan para anggota DPRD.
Menurut Wawali, dokumen RPJMD yang telah disusun tersebut mencakup visi besar pembangunan Kota Manado dan harus mendapat masukan dari legislatif untuk penyempurnaan.
“Kita butuh pikiran-pikiran cemerlang dari DPRD. Supaya dokumen ini semakin kaya dan aplikatif,” katanya.
Richard Sualang juga menyampaikan bahwa RPJMD ini tidak hanya diselaraskan dengan visi Pemkot Manado, tetapi juga mengacu pada Asta Cita Presiden dan visi-misi Gubernur Sulut. “Jadi, ada kesinambungan pembangunan secara vertikal maupun horizontal,” jelasnya.
Dalam dokumen tersebut, terdapat lima visi utama pembangunan Kota Manado hingga 2029:
1. Peningkatan Kualitas Manusia Target IPM ditetapkan pada kisaran 82–83,9 sebagai indikator pembangunan manusia yang lebih unggul dan berdaya saing.
2. Penguatan Ekonomi Kota Berbasis pada industri jasa, perdagangan, dan pariwisata. Diharapkan pada 2029 pertumbuhan ekonomi bisa menyentuh angka 8,8% dengan PDRB per kapita Rp175–180 juta. Sementara tingkat pengangguran diturunkan hingga 4,5–5% dan kemiskinan pada kisaran 2,10–3,10%.
3. Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas Kota Fokus pada peningkatan indeks kepuasan layanan infrastruktur yang menyentuh kategori ‘baik’ di tahun 2029.
4. Pembangunan Berkelanjutan Kota Manado diarahkan tetap ramah lingkungan dan tanggap bencana, dengan target IKLH sebesar 78,2 dan penurunan emisi GRK hingga 69,5%.
5. Good Governance & Clean Government Reformasi birokrasi jadi sorotan. Target indeks pelayanan publik adalah nilai 5 dan indeks pengendalian internal pada angka 4.
Richard Sualang menegaskan kembali bahwa RPJMD bukan hanya dokumen formalitas, tapi menjadi kompas pembangunan lima tahun ke depan. “Kalau kita tidak serius dari awal, maka hasilnya juga tidak akan maksimal. Ini saatnya kita tunjukkan komitmen membangun Kota Manado yang lebih maju dan sejahtera,” tandasnya.
Dengan pernyataan tegas dan ajakan terbuka kepada DPRD, Wakil Wali Kota Richard Sualang terlihat mengambil peran sentral dalam mengawal arah pembangunan Kota Manado.
Kini, giliran legislatif yang diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam proses pembahasan.(*/YuBas)