Dandel : Tahap Pertama Sulut Kebagian 23.000 Vaksin, Tenaga Kesehatan Didahulukan

Sulut – odcnews.com
Pemerintah memperkirakan dibutuhkan 15 bulan lamanya untuk dapat menyelesaikan proses vaksinasi Covid-19 di Tanah Air. “Vaksinasi dilakukan pada tahap awal untuk tenaga kesehatan dan dilanjutkan dengan masyarakat usia 18-59 tahun.

Hal itu didasarkan pada kalkulasi banyaknya penduduk yang akan menjadi sasaran vaksinasi. Untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), pemerintah telah menyiapkan sebanyak 426 juta dosis vaksin untuk 181 juta penduduk Indonesia. Sesuai dengan standar dari WHO tiap warga disuntik dua kali.

Untuk periode vaksinasi Januari-April 2021 akan ditujukan kepada 1,3 juta petugas kesehatan yang tersebar di 34 provinsi. Lalu tahap kedua ditujukan kepada 17,4 juta petugas publik dan 2,15 juta lansia yakni warga negara yang berusia di atas 60 tahun.

Untuk Sulawesi Utara sendiri, menurut Satgas Penanganan Covid-19 Sulut memastikan proses vaksinasi akan dilakukan secara bertahap , untuk tahap pertama ini, yang berhak menerima vaksin covid-19 yaitu tenaga kesehatan.

“Sulut ada 23.000 dosis, dan tahap awal ini semuanya untuk nakes,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, hari ini.

Tahap Pertama Sulut Kebagian 23.000 Vaksin, Tenaga Kesehatan Didahulukan
Kasus Sembuh Bertambah 80, Meninggal Dua Orang
62 Kasus Covid Menjangkiti 10 Wilayah Hari Ini
Menurutnya 195 Puskesmas dan 49 Rumah Sakit akan menjadi point of delivery vaksin tersebut. Semua penerima vaksin akan menerima notifikasi melalui SMS.

“Sesuai Kepmenkesnya memang notifikasi akan lewat SMS di nomor ponsel penerima,” sebutnya.

Ditambahkannya bahwa pendataan penerima vaksin tahap I akan rampung besok malam pukul 00.00 WITA.

Diketahui, masyarakat juga bisa melihat apakah namanya masuk dalam daftar penerima vaksin di situs pedulilindungi.id. Jangan lupa cantumkan nomor induk kependudukan Anda.

Setelah itu sistem akan memberitahu apakah Anda sudah masuk dalam daftar penerima vaksin tersebut.
(yudi/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.