Hari Ini Terakhir Pemasukkan Data Bantuan Subsidi Bagi Pendeta Dan Pelsus GMIM Non ASN

Manado, odcnews.com – Program Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw yang mengikutsertakan pekerja sosial keagamaan dalam program Perkasa atau Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTk) ternyata juga membantu di era pandemi Covid-19 ini.

Pasalnya, para pekerja sosial lintas agama di Sulut, termasuk di dalamnya para pelayan khusus (Pelsus) GMIM, yang diikutsertakan dalam program Perkasa, bakal turut menikmati Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Pemerintah Pusat.

Kabar baik ini disampaikan langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam beberapa kesempatan saat ibadah bersama jemaat-jemaat yang dikunjunginya. Salahsatunya kepada Jemaat GMIM Imanuel Wori, Kabupaten Minahasa Utara, dalam ibadah Minggu 30 Agustus 2020.

Dalam sambutannya Gubernur Olly menyebut bahwa para pelayan khusus dan pendeta peserta program Perkasa dari Pemprov Sulut mendapatkan subsidi Rp
600 ribu per bulan dari pemerintah pusat. “Kalau rakyat senang, pasti pemerintah senang. Karena memang pemerintah harus bantu masyarakat. Pemerintah hadir di tengah jemaat supaya samua dapat. Pelsus juga dapat Rp 600 ribu tiap bulan sampai Bulan Desember, Pendeta juga dapat,” ungkapnya.

Program BSU sendiri belum lama ini di-launching Presiden Joko Widodo secara nasional. Dan di Sulut, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sulut Erny Tumundo, sebanyak 75.602 pekerja/buruh di Sulut telah menerima subsidi gaji pada tahap pertama. “Pada gelombang pertama ini sebanyak 75.602 pekerja/buruh di Sulut sudah menerima subsidi gaji. Pekerja/buruh lainnya termasuk peserta program Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan (Perkasa)  Pemprov Sulut akan mendapatkan subsidi gaji pada gelombang berikutnya. Saat ini terus dilakukan pendataan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” kata Tumundo saat itu.

Dijelaskannya, data paling lambat dimasukkan ke BPJSTK Senin 31 Agustus 2020 hari ini. “Kalau tidak ada program Perkasa, pekerja keagamaan tidak dapat BSU. Jadi ini cuma ada di Sulut,” imbuhnya.(luki)

Leave a Reply

Your email address will not be published.