Kartika Devi Tanos Resmi Nahkodai INNS Periode 2020-2023

Manado,odcnews.com-Bertempat di Lobby Gedung Dinas Pariwisata (Disparda) Provinsi Sulawesi Utara, Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Nyong Noni Sulawesi Utara (Sulut) ke VII tahun 2020 Jumat (18/9/2020) di gelar.

Kegiatan yang dibuka oleh Kadis Pariwisata Disparda Henry Kaitjily, di ikuti perwakilan Angota INNS se kabupaten dan kota ini dengan menggikuti prosedur Protab Covid -19.

Dari Mubes ke VII INNS tersebut, akhirnya dr Kartika Devi Tanos resmi menjabat Ketua Umum Ikatan Nyong Noni Sulut periode 2020-2023.

Pada kesempatan itu, dr Devi yang juga selaku Wakil Ketua TP-PPK Sulut mengatakan diri bersyukur atas kepercayaan diberikan kalian semua.

“Yang telah mempercayakan saya untuk bisa memimpin oganisasi ini. Karena organisasi ini sangat saya banggakan. Saya terus terang dari hati paling dalam merasa bangga sekali menjadi bagian dari organisasi INNS ini,” ungkapnya sambil meneteskan air mata haru.

Lanjutnya, beberapa tahun terakhir ini dirinya diberikan kesempatan oleh Tuhan mungkin agar bisa membantu lebih banyak terhadap organisasi INNS ini.

“Itu saya lakukan bukan tujuan apa-apa tapi saya hanya ingin organisasi ini lebih eksis dan lebih dilihat oleh masyarakat kalayak ramai. Karena kami yang ada di INNS ini merupakan SDM yang sangat-sangat mumpuni dan berprestasi. Saya ingin masyarakat tau kalau INNS ini jangan dipandang sebelah mata saja. Bukan karena cantik dan gantengnya saja tetapi juga INNS ini dia orang yang ada didalamnya semua mempunyai prestasi-prestasi yang patut dibanggakan oleh rakyat Sulawesi Utara (Sulut),” ujar istri tercinta Wakil Gubernur Sulut itu.

Sembari dirinya berharap dengan adanya kepengurusan INNS periode 2020-2023 ini tetap bersinergis dengan pemerintah provinsi Sulawesi Utara.

“Karena kepengurusan ini benar-benar terlegitimasi. Jadi saya berharap sinergitas dengan Pemprov Sulut tetap berjalan dengan baik untuk kemajuan rakyat Sulawesi Utara,” Ujar Mantan Noni Sulut tersebut.(yudi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.