KUA-PPAS Perubahan 2020, Gubernur Olly: Telah Sesuai Dengan Arah Kebijakan Nasional

Manado, odcnews.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw mengikuti rapat paripurna dengan agenda penandatangan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan tahun anggaran 2020, di Gedung DPRD Sulut, Senin (31/8/2020).

Agenda rapat paripurna ini di pimipin Ketua DPRD Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw didampingi Wakil Ketua DPRD Victor Mailangkay, James Kojongian, dan Billy Lombok, dihadiri sebagian besar Anggota DPRD Sulut.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menyampaikan kerangka KUA PPAS perubahan tahun anggaran 2020 telah disesuaikan dengan arah Kebijakan Nasional atas dampak pandemi covid 19 yang meliputi; Pengurangan target pendapatan asli daerah 2020; Refocusing penggunaan Belanja Daerah pada belanja tidak terduga untuk penanganan covid 19; Pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih; Perubahan metode pelaksanaan kegiatan; dan Target kinerja pembangunan daerah atas dampak pandemi covid 19.

“Kebijakan penganggaran pada KUA-PPAS perubahan provinsi sulawesi utara tahun anggaran 2020, secara umum ditujukan untuk percepatan penanganan covid 19 serta untuk memecahkan permasalahan penting dan mendesak, yang dapat menjadi sektor pengungkit dan mengarah pada sektor pendorong untuk pembangunan” ujarnya.

Ditambahkan Gubernur Olly, KUA PPAS perubahan tahun anggaran 2020, tetap konsisten dan berkomitmen tinggi melaksanakan prioritas pembangunan daerah dalam penanganan pandemi covid 19, melalui penanganan kesehatan; penyediaan jaring pengaman sosial; dan penanganan dampak ekononi yang di fokuskan pada bidang pertanian dan pertanian,perkebunan, kelautan dan perikanan, ketahanan pangan, koperasi dan UMK,serta perindustrian dan perdagangan.

Oleh karena itu, kata Gubernur Olly, sinergitas dan semangat gotong royong sangat perlu dan dengan sendirinya dapat memantapkan pencapaian visi pembangunan daerah dalam mewujudkan sulawesi utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya.

“Mari kita terus jaga harmonisasi kemitraan yang saling membangun antara eksekutif dan legislatif sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menangani permasalahan kehidupan berbangsa serta dalam memajukan dan mensejahteraan rakyat di provinsi sulawesi utara”pungkas Gubernur Olly.

Rapat paripurna ini diikuti juga Sekdaprov Edwin Silangen dan sebagian pejabat eselon 2 di lingkup Pemprov Sulut.(marhaen)

Leave a Reply

Your email address will not be published.