Operasi Yustisi Protokol Covid-19, Petugas Tegur  Pemilik RM, Kota Manado yang Kumabal

Manado -.odcnews.com
Menindak lajuti surat edaran Pemeritah Sulawesi Utara, dalam rangaka mencegah penyebaran Covid 19 saat menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Sejumlah pelaku usaha rumah makan dan kedai kopi di Kecamatan Tuminting, Kota Manado mendapat teguran lisan dari Tim Gabungan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19.

Teguran itu diberikan lantaran telah melanggar protokol kesehatan. Operasi yustisi yang digelar jajaran Koramil 1309-01/STB dan Polsek Tuminting itu menyasar ke kawasan Boulevard Dua Manado baru- baru ini.

Operasi yustisi dipimpim langsung Danramil 1309-01/STB, Lettu Inf Hariwiyono dan Kapolsek Tuminting, AKP Andi Sukrisyanto. Operasi yustisi dipusatkan di sepanjang Boulevard Dua, yang meliputi Kelurahan Sindulang, Bitung Karang Ria dan Maasing.

Komandan Kodim (Dandim) 1309/Manado, Kolonel Inf Yohanes Reymond Raja Sulung Purba melalui Danramil 1309-01/STB, Lettu Inf Hariwiyono mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pendisiplinan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 khususnya di wayah Kecamatan Tuminting.

”Operasi Yustisi kali ini, semua pemilik usaha rumah makan kita beri teguran agar bisa menerapkan prokes covid-19,” kata Hari sapaan akrab Danramil 01/STB.

Selain itu, para pengunjung dan masyarakat sekitar juga kita tegur dan himbau supaya masyarakat dapat berubah perilakunya di masa pandemi ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Harapan kami operasi yustisi kali ini dapat menyadarkan masyarakat baik itu perorangan maupun pelaku usaha untuk selalu berperilaku hidup sehat dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” harapnya.

Danramil juga menambahkan, kegiatan operasi yustisi gabungan ini, guna menindak lanjuti edaran Walikota Manado tertanggal 21 Desember 2020 tentang penegasan kewajiban pemenuhan prokes kepada pelaku usaha pusat perbelanjaan, toko moderen, tempat hiburan malam, tempat pijat/spabdan tempat usaha kuliner, yang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covi-19.

“Dalam surat edaran tersebut, jam operasional bagi para pelaku usaha tersebut dibatasi dari pukul 08.00 sampai 20.00 WITA. Sedangkan untuk tempat hiburan malam dan tempat pijat/spa ditutup selama Kota Manado berada dalam zona merah,” tandasnya.

Senada dengan Danramil, Kapolsek Tuminting, AKP Andi Sukrisyanto mengatakan, dalam operasi tersebut masih ditemui adanya pelaku usaha yang belum mengetahui edaran tersebut sehingga untuk sementara masih diberikan teguran lisan dan imbauan-imbauan.

“Tadi kita dapati masih banyak tempat usaha rumah makan yang melanggar prokes. Bahkan mereka juga mengaku belum mendapat surat edaran terbaru dari Pemkot Manado terkait jam operasional,” kata Kapolsek.

Dengan begitu, Kapolsek berujar, pihaknya akan menggandakan surat edaran yang ada dan akan dibagikan kepada para pelaku usaha agar mereka mengetahuinya.

“Jadi pada saat nanti ke depannya, kita melakukan operasi kemudian mendapati yang melanggar, kita akan berikan tindakan tegas. Karna sudah punya dasar hukumnya,” katanya.(yudi/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.