What..Dana Covid berbanrol 200 M hanya diberikan di atas selembar kertas ke pihak (DPRD)

Manado – odcnews.com
Pollemik penggunaan dana yang di perutukan untuk anggaran wabah Covid-19 tahun 2020 yang digunakan oleh Pemerintah Kota Manado kini mulai di pertanyakan.
Sejumlah Personil Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Manado gerah dan berang bahkan mencecar realisasi pengunaan dana tersebut.

Tak tanggung tanggung, F-PDIP pun melakukan hal ini, karena dana yang digunakan konon kabarnya menembus Rp 200 miliar. Mirisnya, laporan pertanggung jawaban terhadap dana itu, hanya diberikan di atas selembar kertas ke pihak (DPRD).

Anggota Fraksi PDIP Rosalita Manday mengakui hal ini. Dia merasa heran karena laporan pertanggung jawaban terhadap dana itu, sebab hanya dibubuhkan di atas selembar kertas.

“Kami terus mendesak pemerintah untuk memberikan laporan secara terperinci dan mendetail. Sudah berkali-kali kami minta, tapi yang didapat hanya garis besarnya saja. Rinciannya tidak ada,” ujar Lita, di Ruangan Komisi D, Selasa (12/01/21).

Selain itu, politisi cantik berjilbab ini mengaku ada data laporan yang diberikan ke DPRD, namun tidak dilakukan pembahasan.

“Kami kan tak tahu rinciannya, dana itu ke mana, dipake kapan, di mana. Pemerintah provinsi saja setahu saya sudah membahas laporan dana covid ini,” tuturnya.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemkot Manado Johnli Tamaka SE menjelaskan, laporan yang disampaikan ke DPRD adalah laporan secara agregat.

“Artinya dalam laporan itu hanya disebutkan perihal angka-angka dan inti kegiatan saja. Tidak disebutkan secara rinci karena kalau secara rinci, laporannya bisa satu ruangan,” koar Tamaka dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan via telepon, Selasa (12/01/21).

Iapun menegaskan penggunaan dana Covid-19 telah dilakukan dengan benar oleh Pemerintah Kota Manado.

“Nantinya juga penggunaan anggaran 2019 kan akan diperiksa BPK. Mungkin tanggal 20 Januari mereka masuk melakukan pemeriksaan,” pungkas mantan Kabag Umum ini

Sekedar referensi, total anggaran Covid-19 untuk Kota Manado tembus Rp 200 miliar. Angka ini diperoleh setelah beberapa kali dilakukan pergeseran anggaran di tahun 2019.(yudi/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.